13 Fakta Menakjubkan Tentang Kelelawar
Tidaklah mudah menjadi seekor kelelawar. Dengan Dracula, beberapa kasus rabies, gigi runcing mereka, dan fakta bahwa mereka menggantung terbalik untuk tidur, kelelawar menginspirasi ketakutan pada banyak orang. Tapi seperti yang agan akan lihat, kelelawar adalah makhluk yang menakjubkan, meskipun mereka memakan serangga. . . dan kadang-kadang meminum darah.
Cekidot, berikut ini adalah 13 fakta menakjubkan tentang kelelawar.
- Kelelawar adalah satu-satunya hewan mamalia yang dapat terbang. Kelelawar luar biasa di udara. Sayapnya adalah modifikasi dari kaki depan dan memiliki membran, memberi mereka apa yang disebut, dalam istilah penerbangan, airfoil. Memberikan kekuatan menggerakan udara sehingga kelelawar dapat terbang.
- Seekor kelelawar coklat (Myotis lucifugus) dapat memangsa sekitar 1.200 nyamuk dalam satu jam. Di Gua Bracken, Texas, diperkirakan bahwa 20 juta kelelawar jenis Mexican free-tailed (Tadarida brasiliensis) tinggal di sana dan memakan sekitar 200 ton serangga dalam satu malam.
- Hanya ada tiga spesies kelelawar vampire di seluruh dunia. Kelelawar vampire dapat ditemukan di Amerika Tengah atau Amerika Selatan, anda mungkin pernah melihat kelelawar vampire menggigit seekor sapi dengan gigi depannya yang setajam silet hingga darah mengalir dari kulit sapi tersebut, kemudian si vampire mulai meminum darah dengan cara menjilatnya bukan menghisap (seperti seekor kucing yang sedang minum).
- Kelelawar tidak akan mengalami kegemukan. Mereka dapat mencerna pisang, mangga dan beri dalam waktu 20 menit. Metabolismenya cepat nih.
- Kurang dari 10 orang dalam kurun waktu 50 tahun terakhir terjangkit rabies dari kelelawar Amerika Utara. Dalam televisi dan film, kelelawar digambarkan sebagai hewan pembawa kuman dan penyakit bahkan wabah serta racun kepada manusia. Itu tidak benar, karena kelelawar jarang kontak dengan manusia, bahkan mereka menghindari manusia.
- Kelelawar menggunakan echolocation/gema.Kelelawar tidak melihat dengan baik dan melakukan aktivitas hidupnya di malam hari, sehingga mereka harus bergantung pada metode navigasi selain penglihatan. Kelelawar mengirimkan “beep” dan mendengarkan variasi dalam gema yang memantul kembali pada mereka dan itulah bagaimana mereka mendapatkan gambaran situasi sekitar. Kelelawar aktif di malam hari, sebagian besar karena lebih mudah untuk berburu serangga dan untuk menghindar dari pemangsa ketika gelap. Kelelawar yang menggunakan penglihatan mereka untuk melihat hal-hal di siang hari.
- Seperempat jumlah mamalia adalah kelelawar. Ada lebih dari 1.100 spesies kelelawar di seluruh bumi. Bisa kebanyang tuh ramenya kalo pada ketemuan.
- Lebih dari 50 persen spesies kelelawar di Amerika Serikat mengalami penurunan jumlah populasi bahkan terancam punah. Industri, penebangan hutan, polusi serta perburuan telah mennyebabkan populasi dan habitat kelelawar berkurang.
- Mereka menggunakan sayap sebagai selimut. Di dalam goa-goa yang berangin, mereka suka bergelantungan berdesakan, mereka tetap merasa hangat dengan cara melipat kedua sayap mereka menjadikannya seperti selimut, hal itu memerangkap udara agar tetap hangat.
- Antikoagulan ditemukan dalam air liur kelelawar vampir. Nantinya dapat digunakan untuk mengobati pasien jantung pada manusia. Hal yang sama yang membuat darah mengalir dari mangsa kelelawar vampir (anti pembekuan darah) tampaknya untuk menjaga darah mengalir dalam diri manusia juga. Para ilmuwan di beberapa negara mencoba untuk menyalin enzim yang ditemukan dalam air liur kelelawar vampir untuk mengobati penyakit jantung dan menghentikan efek dari stroke pada manusia.
- Kelelawar hanya memiliki seekor anak setiap tahun. Kebanyakan hewan mamalia kecil memiliki lebih dari satu anak dalam sekali melahirkan, tapi tidak dengan kelelawar.
- Rata-rata umur kelelawar lebih panjang daripada umur anjing peliharaan[spoiler=No. 13]Jangka hidup rata-rata kelelawar bervariasi, tetapi beberapa spesies kelelawar coklat dapat hidup sampai 30 tahun. Sebagai perbandingan bahwa mamalia kecil lainnya hidup hanya dua tahun atau lebih, itu mengesankan.
- Kelelawar mencuci di belakang telinga mereka. Kelelawar menghabiskan lebih banyak waktu perawatan diri mereka sendiri. Mereka membersihkan diri dan saling teliti dengan menjilati dan menggaruk selama berjam-jam.


Komentar
Posting Komentar